Terang

malam kelam telah kembali menyelimuti hatiku,
sejak kulihat tak ada lagi bintang itu di langit,
dan bulan enggan mengiringi, hanya tertawa terkekeh…

sekarang kulihat mentari lagi di pagi hariku,
ku kan coba terus berjalan kemana matahari tak akan tenggelam,
karena ku tak ingin kehilangan cahaya itu kembali,
dan di cemooh oleh sang rembulan yang hanya mendapat cahaya dari sang matahari…

biarkanlah cahaya itu tetap terang!!!

dan bersinar dengan tenang…

Leave a comment

Filed under Poetry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s